Wisata  

Maskapai Ini Jadi Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik Selama 16 Tahun Berturut-turut

Ilustrasi pesawat Air Asia. Foto: dok. Air Asia

MINGGUPAGI.ID – Sebuah pencapaian historis kembali ditorehkan oleh AirAsia. Maskapai penerbangan yang berbasis di Malaysia ini sukses meraih penghargaan “Best Low-cost Airline in the World 2025” dari Skytrax World Airline Awards, menandai kemenangan luar biasa mereka selama 16 tahun berturut-turut. Rekor ini menjadikan AirAsia sebagai low-cost carrier paling konsisten dan dominan di dunia penerbangan global, sebuah bukti nyata kepercayaan tak tergoyahkan dari jutaan penumpang.

Prestasi ini membuktikan bahwa strategi AirAsia dalam menawarkan tarif hemat benar-benar efektif. Dengan armada lebih dari 200 pesawat yang melayani rute Asia Tenggara hingga internasional, maskapai ini menargetkan diri sebagai low-cost carrier global sejati. Salah satu daya tarik utamanya adalah harga tiket yang kompetitif, seperti rute singkat Kuala Lumpur–Phuket yang sering dipatok sekitar USD40 (setara Rp650 ribu), ditambah dengan Free Seats Campaign yang selalu dinantikan.

Faktor Kunci Kemenangan: Kepuasan Penumpang dari 100 Negara

Gelar Maskapai Terbaik 16 Tahun ini diperoleh AirAsia melalui survei kepuasan pelanggan internasional yang diselenggarakan oleh Skytrax. Survei global ini melibatkan pendapat penumpang dari lebih dari 100 negara yang dikumpulkan sepanjang tahun 2024 hingga 2025, menjadikannya penilaian paling komprehensif di industri ini. Kemenangan berturut-turut ini mengisyaratkan bahwa meski sebagai low-cost carrier, AirAsia berhasil menjaga kualitas layanan inti yang memenuhi ekspektasi global.

Meskipun tarif dasar AirAsia hanya mencakup kursi—sebagaimana umumnya low-cost carrier—maskapai ini menyediakan opsi bundling seperti Value Pack dan Premium Flex bagi penumpang yang membutuhkan layanan tambahan (seperti pemilihan kursi atau bagasi terdaftar) dengan harga yang terjangkau.

Persaingan Global: Scoot dan Pesaing Lainnya di Peringkat Atas

Di tengah persaingan ketat, AirAsia berhasil mengungguli pesaing-pesaing kuatnya. Posisi runner-up ditempati oleh Scoot, maskapai berbiaya hemat milik Singapore Airlines Group. Selain meraih posisi kedua secara keseluruhan, Scoot juga dianugerahi gelar khusus “Best Long Haul Low-cost Airline 2025”.

Melengkapi lima besar maskapai low-cost carrier terbaik dunia adalah IndiGo, diikuti oleh Eurowings, dan Vueling Airlines.

Top 5 Maskapai Berbiaya Rendah Terbaik Dunia 2025 (Skytrax):

  1. AirAsia
  2. Scoot
  3. IndiGo
  4. Eurowings
  5. Vueling Airlines

Prestasi AirAsia selama 16 tahun berturut-turut ini membuktikan bahwa di tengah persaingan harga, konsistensi dalam brand positioning dan kepuasan dasar pelanggan adalah kunci untuk mendominasi pasar penerbangan global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *