MINGGUPAGI.ID – Jogja jadi salah satu daerah yang tak pernah sepi saat musim liburan tiba. Kota istimewa ini memang selalu jadi magnet, apalagi pas libur panjang. Tapi, di balik pesonanya, ada satu ‘musuh’ yang sering bikin mood liburan langsung drop: kemacetan parah! Rasanya kayak, udah jauh-jauh ke Jogja, eh malah terjebak di jalanan yang isinya cuma kendaraan ngantre panjang.
Nah, biar liburanmu di Jogja nggak berakhir drama di jalan, ada baiknya kamu kenali 3 jalanan di Jogja yang jadi langganan macet parah saat liburan. Yuk, kita bedah dan cari strateginya!
1. Kawasan Titik Nol Kilometer – Malioboro – Gondomanan
Ini dia juaranya macet di Jogja. Kawasan Titik Nol Kilometer yang tersambung langsung dengan Malioboro hingga Perempatan Gondomanan itu memang pusat keramaian. Apalagi saat liburan, semua orang tumpah ruah di sini.
- Kenapa Macet Parah: Ini adalah jantung kota. Banyak wisatawan berjalan kaki. Pedagang tumpah ruah di pinggir jalan. Banyak kendaraan parkir sembarangan. Kendaraan wisata besar juga lalu-lalang. Semua ini jadi resep macet total.
- Waktu Puncak Macet: Biasanya dari pagi hingga larut malam. Ini terutama saat akhir pekan atau musim liburan panjang.
- Tips Anti Macet: Hindari membawa kendaraan pribadi masuk area Malioboro. Parkir di kantong parkir terdekat (misal Ngabean, Abu Bakar Ali). Lanjutkan dengan jalan kaki, becak, atau naik TransJogja.
2. Jalan Laksda Adisucipto (Arah Bandara/Ambarrukmo)
Jalan ini adalah akses utama dari dan menuju Bandara Adisutjipto. Juga jadi rute vital bagi yang datang dari arah timur (Klaten/Solo). Di sepanjang jalan ini banyak pusat keramaian. Ada Ambarrukmo Plaza, kampus UIN Sunan Kalijaga, dan berbagai hotel.
- Kenapa Macet Parah: Volume kendaraan sangat tinggi. Banyaknya putar balik. Lampu merah di persimpangan besar. Lalu lalang pengunjung mal dan kampus. Semua ini memperparah kepadatan.
- Waktu Puncak Macet: Jam sibuk, pagi dan sore. Juga sepanjang hari saat liburan. Apalagi jika hujan.
- Tips Anti Macet: Jika memungkinkan, cari rute alternatif lewat jalan-jalan kecil di sekitarnya. Gunakan aplikasi peta online untuk memantau kondisi lalu lintas real-time. Kalau mau ke bandara, berangkat lebih awal.
3. Jalan Gejayan (Jalan Affandi)
Jalan Gejayan, atau dikenal juga sebagai Jalan Affandi, adalah salah satu ruas jalan terpadat di Jogja. Daerah ini merupakan jalur favorit mahasiswa. Banyaknya kafe dan kuliner populer di sepanjang jalan jadi magnet.
- Kenapa Macet Parah: Jalanan tidak terlalu lebar. Dipakai dua arah. Banyak kendaraan parkir di pinggir jalan. Lalu lalang mahasiswa UGM dan UNY juga sangat tinggi. Semua komposisi ini menciptakan kemacetan kronis.
- Waktu Puncak Macet: Biasanya mulai pukul 09.00 WIB hingga larut malam. Ini terjadi setiap hari, dan makin parah saat liburan.
- Tips Anti Macet: Hindari jam sibuk jika tidak mendesak. Gunakan transportasi online jika tak ingin pusing cari parkir. Eksplorasi rute alternatif melalui jalan-jalan kecil di sekitarnya.
Macet memang bisa bikin mood liburan jadi hancur. Tapi, dengan persiapan dan strategi yang tepat, kamu bisa menghindarinya. Jangan sampai liburan seru di Jogja malah berakhir stres di jalanan!











