MINGGUPAGI.ID – Sekarang micro‑trip makin sering, powerbank jadi barang wajib dalam koper kabin. Namun, bukan berarti kamu bisa bawa sembarangan. Berikut panduan lengkap dan update terbaru mengenai aturan membawa powerbank di pesawat: dari kapasitas yang diperbolehkan hingga tips praktis agar perjalananmu tetap aman dan nyaman.
Aturan Bawa Powerbank di Pesawat
Kapasitas Powerbank: Standar Aman 100 Wh (20.000 mAh)
Aturan umum dari IATA dan FAA memperbolehkan powerbank dengan kapasitas ≤100 Wh—sekitar 20.000 mAh—tanpa perlu izin khusus.
Kalau powerbank mu punya kapasitas di antara 100–160 Wh, kamu perlu izin tambahan dari maskapai, dan biasanya dibatasi maksimal 2 unit 🎧
Lebih dari 160 Wh? DILARANG dibawa ke pesawat, baik di kabin ataupun bagasi .
Pakai Carry-On, Tidak di Checked Luggage
Powerbank harus di bagasi kabin—legakan ruang di overhead atau bawah kursi—karena risiko baterai lithium menyala saat dicek baggage.
FAA dan TSA secara tegas melarang powerbank di bagasi terdaftar.
Tidak Boleh Digunakan Saat Takeoff hingga Touchdown
Banyak maskapai melarang pengisian atau pemakaian powerbank selama penerbangan, terutama saat pesawat mengisi bahan bakar atau mendarat. Contohnya, AirAsia dan Singapore Airlines melarang penggunaan selama penerbangan demi keamanan.
Lion Group di Indonesia menyebut powerbank wajib mati dan disimpan rapi, dan tidak boleh digunakan selama penerbangan.
Simpan dengan Aman & Monitor Kondisi
Pastikan kemasan asli atau protective pouch digunakan agar terminal baterai tidak konslet.
Powerbank harus dimatikan, tidak dicas, dan tetap berada di pengawasan pemilik (>we cited kumparan & regulations).
Jumlah Maksimal dan Persetujuan Maskapai
– ≤100 Wh: Bebas.
– 100–160 Wh: Perlu izin maskapai, biasanya maksimal 2 buah.
– >160 Wh: Tidak boleh dibawa sama sekali.
Tips Praktis Agar Bebas Drama Check-in
- Cek label kapasitas Wh atau mAh sebelum packing.
- Taruh powerbank di bagasi kabin, mudah diakses saat screening.
- Gunakan protective pouch dan matikan selama perjalanan.
- Bawa kabel USB berkualitas tinggi agar tidak korslet kalau perlu charging cepat di lounge.
- Cek aturan maskapai secara langsung sebelum keberangkatan—terutama kalau kapasitasmu di angka 100–160 Wh.
Kenapa Aturan Ini Diperketat?
Ketakutan utama datang dari kebakaran lithium-ion. Satu kasus baterai meledak bisa menyebabkan insiden besar. Sejumlah negara Asia (Jepang, Tiongkok) bahkan sudah melarang powerbank di overhead locker dan mencatatkan peraturan tegas terkait sertifikasi keamanan.
Powerbank adalah barang penting saat bepergian, tapi kunci utamanya adalah bawa dengan aman dan sesuai aturan. Ingat tiga poin utama:
- Kapasitas sesuai standar (≤100 Wh atau izin jika 100–160 Wh),
- Simpan hanya di kabin,
- Tidak dipakai selama penerbangan.
Dengan begitu, kamu bisa tetap #StayCharged tanpa kena drama di bandara.











