Cokelat Dubai Kini Viral di Korea Selatan, Gara-gara Dicicip

Dubai Cookies yang viral di Korea Selatan. (Foto: IG/duchesscookiesnyc)

MINGGUPAGI.ID – Setelah cokelat dubai viral di Indonesia beberapa waktu lalu, kuliner tersebut kini viral di Korea Selatan. Tak hanya cokelatnya, Cookies Dubai kini resmi menggeser popularitas cokelat batangannya dan menjadi dessert paling dicari di Negeri Ginseng tahun ini.

Viralnya camilan yang satu ini bukan tanpa alasan. Popularitasnya meroket tajam setelah para idol K-Pop papan atas, seperti Jang Wonyoung ‘IVE’ dan Kim Sejeong ‘I.O.I’, tertangkap kamera sedang mencicipinya. Efeknya instan: netizen langsung FOMO (takut ketinggalan tren) dan rela antre panjang bahkan berburu via jasa titip (jastip) demi sepotong kue ini.

Kalori Dubai Cookies yang Tinggi

Di Korea, kue ini dikenal dengan sebutan Dujjonku (Dubai Chewy Cookies). Meski ukurannya mungil, hanya sekitar 40-60 gram per keping, isiannya terbilang sangat “berat” dan mewah.

Bayangkan saja, dalam satu gigitan kamu akan menemukan perpaduan pistachio spread yang gurih, cokelat putih manis, marshmallow lembut, dan sensasi renyah dari kadaif (mi pastry goreng khas Timur Tengah), semua dibalut dengan taburan bubuk kakao. Teksturnya yang chewy alias kenyal di dalam namun renyah di luar sukses bikin banyak orang ketagihan.

Namun, di balik kenikmatannya, Cookies Dubai menyimpan fakta nutrisi yang bikin geleng kepala. Satu keping kue mungil ini mengandung sekitar 245 kalori! Dengan rincian 28 gram karbohidrat, 14 gram gula, dan 13 gram lemak. Makan dua keping saja, kalorinya sudah bisa melebihi sepiring nasi penuh.

Stok Langka Karena Bahan Impor

Saking tingginya permintaan, Cookies Dubai kini jadi barang langka di pasaran Korea. Bahan baku utama seperti pistachio dan kadaif yang sebagian besar merupakan barang impor membuat produksi tersendat. Banyak toko roti yang terpaksa membatasi penjualan karena stok bahan yang menipis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *