MINGGUPAGI.ID – Es Teh jadi salah satu minuman yang cukup sering diminum setelah makan. Apapun makannya, tak sedikit orang yang memesan es teh sebagai minumnya. Tapi, apakah aman minum es teh sesudah makan?
Es teh itu seolah jadi penutup sekaligus pencuci mulut setelah makan. Es teh tidak hanya diminum saat makan, tetapi juga saat mengerjakan tugas, nongkrong, dan lain sebagainya. Tapi, ada masa yang sebaiknya kamu tidak minum es teh.
Kenapa Sih Kita Suka Banget Nge-Teh Habis Makan?
Kebiasaan ini memang sudah mendarah daging, apalagi di Indonesia. Teh itu identik dengan relaksasi, kebersamaan, dan penutup yang sempurna setelah makan berat. Sensasi hangatnya, aroma harumnya, dan rasa manisnya (kalau ditambah gula) memang bikin nyaman. Kita yakin itu bisa bantu pencernaan atau sekadar cleansing mulut.
Tapi, pernah kepikiran nggak sih, di balik kenikmatan itu, ada sesuatu yang mungkin sedang mengganggu penyerapan nutrisi penting dari makananmu?
Teh Habis Makan Bukan Ide yang Bagus!
Sebagai ahli gizi yang sudah puluhan tahun ‘bergaul’ dengan berbagai pola makan, saya sering banget menemukan kebiasaan ini. Dan faktanya, minum teh (terutama teh hitam atau teh hijau) langsung setelah makan itu tidak disarankan. Kenapa? Karena kandungan tanin di dalam teh!
- Apa Itu Tanin? Tanin adalah senyawa alami yang ada di dalam teh. Dialah yang bikin teh punya rasa pahit atau astringent (sepet). Nah, tanin ini punya kemampuan untuk mengikat zat besi non-heme (zat besi yang berasal dari tumbuhan, seperti bayam, tempe, tahu, kacang-kacangan) dan juga protein.
- Bagaimana Tanin Mengganggu Penyerapan? Ketika kamu minum teh yang tinggi tanin tepat setelah makan, tanin ini akan langsung beraksi mengikat zat besi non-heme dan protein yang baru saja masuk dari makananmu. Akibatnya? Tubuhmu tidak bisa menyerap zat besi dan protein itu secara optimal.
- Dampak Jangka Panjang: Kalau kebiasaan ini sering kamu lakukan, apalagi kamu juga jarang makan daging merah (sumber zat besi heme yang lebih mudah diserap), risiko defisiensi zat besi (anemia defisiensi besi) bisa meningkat. Gejalanya? Gampang lemas, lesu, pucat, susah konsentrasi, bahkan rambut rontok. Duh, nggak mau kan lagi asyik nge-scroll TikTok tiba-tiba pusing?
Kamu yang sering banget nge-teh habis makan, terutama kalau:
- Vegetarian/Vegan: Sumber zat besimu kebanyakan dari nabati, yang penyerapan zat besinya sudah lebih rendah dibanding hewani. Kalau ditambah teh, makin turun deh!
- Cewek-cewek Gen Z & Milenial: Wanita, terutama yang masih mengalami menstruasi, punya kebutuhan zat besi lebih tinggi. Risiko anemia jadi lebih besar.
- Pecinta Makanan Instan & Olahan: Sering makan sereal, roti, atau cemilan yang difortifikasi zat besi? Penyerapan zat besi dari makanan ini juga bisa terganggu oleh tanin teh.
- Hobi Healing di Kafe: Setelah makan brunch atau dinner di kafe, langsung tutup pakai teh susu atau matcha latte? Nah, ini juga bisa jadi kebiasaan yang kurang tepat.
Solusi Anti Ribet Biar Tetap Nge-Teh dan Sehat!
Bukan berarti kamu harus ‘putus’ total sama teh setelah makan, kok! Ada cara pintar biar kamu tetap bisa menikmati teh tanpa mengorbankan nutrisi penting:
- Beri Jeda Waktu: Ini paling penting! Minumlah teh minimal 1 jam sebelum makan atau 1-2 jam setelah makan. Dengan begitu, zat besi dan protein dari makananmu sudah sempat diserap oleh tubuh sebelum tanin teh ‘beraksi’.
- Pilih Jenis Teh yang Lebih Rendah Tanin: Teh herbal seperti chamomile, peppermint, jahe, atau rooibos punya kandungan tanin yang jauh lebih rendah atau bahkan tidak ada sama sekali. Ini bisa jadi alternatif aman setelah makan.
- Tambahkan Vitamin C: Vitamin C itu ‘sahabat’ terbaik zat besi non-heme! Dia bisa meningkatkan penyerapan zat besi. Jadi, kalau terpaksa minum teh dekat waktu makan, kamu bisa mengonsumsi buah yang kaya Vitamin C (jeruk, stroberi, kiwi) bersamaan dengan makananmu.
- Prioritaskan Kopi atau Air Putih: Kalau memang harus ada minuman setelah makan, air putih jelas pilihan terbaik. Atau kalau kamu tim kopi, kandungan tanin dalam kopi lebih rendah dibanding teh, jadi efeknya tidak seekstrem teh.
Kebiasaan kecil yang kelihatannya sepele, kalau dilakukan terus-menerus, bisa punya dampak besar ke kesehatanmu lho. Jangan sampai ritual nge-teh yang harusnya bikin lega, malah bikin kamu kekurangan nutrisi dan gampang lemas. Ginjalmu sudah sibuk, jangan bebani lagi dengan nutrisi yang tidak terserap optimal!











