7 Makanan Populer Ini Justru Dilarang di Beberapa Negara

Permen karet, jadi salah satu makanan yang dilarang di beberapa negara. (Foto: canva)

MINGGUPAGI.ID – Pernahkah kamu membayangkan ada makanan favoritmu yang ternyata dilarang di negara lain? Apa yang biasa kita santap sehari-hari, bahkan jadi camilan wajib, bisa jadi ilegal di tempat lain. Ini bukan sekadar soal selera, tapi lebih jauh menyangkut standar kesehatan, etika, budaya, hingga regulasi pangan yang sangat bervariasi antar negara.

Dari bahan makanan mentah hingga produk kemasan yang kita kenal akrab, beberapa di antaranya memiliki “paspor merah” alias dilarang masuk atau diperjualbelikan di negara tertentu. Penasaran apa saja? Yuk, kita selami lebih dalam fakta unik seputar kuliner yang punya nasib berbeda di mata dunia!

Daftar Makanan yang Dilarang di Beberapa Negara

Kinder Surprise: Hadiah Terlarang di Amerika Serikat

Siapa yang tidak tahu Kinder Surprise atau Kinder Joy? Cokelat lezat dengan mainan kejutan di dalamnya ini jadi favorit anak-anak (dan orang dewasa juga!) di banyak negara, termasuk Indonesia. Namun, coba saja cari di supermarket Amerika Serikat, kamu tidak akan menemukannya.

Alasan Larangan: Food and Drug Administration (FDA) AS punya aturan ketat yang melarang makanan yang mengandung “non-nutritive objects” atau benda non-nutrisi di dalamnya. Mainan kecil di dalam cokelat ini dianggap berisiko tersedak, terutama bagi anak-anak. Ironisnya, di negara lain, aturan ini justru tidak menjadi masalah besar.

Foie Gras: Kemewahan yang Dianggap Kejam

Foie Gras, hidangan mewah dari hati angsa atau bebek yang diperbesar, adalah simbol kuliner Prancis. Rasanya yang lembut dan kaya membuatnya sangat dicari di restoran-restoran elit.

Alasan Larangan: Banyak negara, termasuk California (AS), Jerman, Inggris, Israel, Swiss, dan beberapa negara Uni Eropa, telah melarang produksinya. Alasannya adalah metode produksi yang dianggap tidak etis dan kejam terhadap hewan, di mana angsa atau bebek dipaksa makan dalam jumlah besar untuk memperbesar hatinya.

Permen Karet: Bikin Singapura Bersih Tanpa Noda

Permen karet adalah camilan santai yang bisa kamu temukan di mana saja. Tapi tidak di Singapura. Sejak tahun 1992, permen karet telah dilarang total di sana.

Alasan Larangan: Pelarangan ini bertujuan untuk menjaga kebersihan umum dan mencegah masalah kebersihan kota akibat permen karet yang dibuang sembarangan dan sulit dibersihkan. Pernah lihat jalur MRT yang bebas noda permen karet? Itulah hasilnya! Ada pengecualian untuk permen karet medis dengan resep dokter.

Durian: Raja Buah dengan Bau Kontroversial

Bagi pecinta durian, buah ini adalah surganya dunia. Rasanya manis, legit, dengan tekstur creamy yang tiada duanya. Di Asia Tenggara, durian sangat populer dan mudah ditemukan.

Alasan Larangan: Meskipun digandrungi, bau durian yang sangat menyengat dan dianggap tidak menyenangkan bagi sebagian orang membuatnya dilarang di transportasi umum, hotel, dan tempat umum tertentu di Singapura, Malaysia, dan beberapa negara lain di Asia Tenggara. Jadi, jangan coba-coba membawa durian saat naik bus di sana, ya!

Mac & Cheese (Beberapa Merek): Pewarna Buatan yang Tidak Aman

Mac and Cheese, hidangan pasta keju yang populer, terutama di Amerika Utara, seringkali disajikan dengan warna oranye cerah yang menggoda.

Alasan Larangan: Beberapa merek Mac & Cheese yang menggunakan pewarna buatan seperti Yellow 5 dan Yellow 6 dilarang atau dibatasi ketat di Uni Eropa, Austria, dan Norwegia. Pewarna ini dikaitkan dengan masalah kesehatan seperti hiperaktivitas pada anak-anak. Karena itu, banyak produsen telah mengubah formulasi produk mereka untuk pasar Eropa.

Susu Mentah: Bahaya di Balik Kesegaran Alami

Konsep susu mentah atau raw milk yang langsung dari sapi tanpa pasteurisasi mungkin terdengar alami dan sehat bagi sebagian orang. Namun, di beberapa negara, susu ini dilarang keras.

Alasan Larangan: Negara seperti Kanada, Australia, dan beberapa wilayah di Amerika Serikat melarang penjualan susu mentah karena risiko kesehatan yang tinggi. Susu yang tidak dipasteurisasi dapat mengandung bakteri berbahaya seperti Salmonella, E. coli, dan Listeria, yang bisa menyebabkan penyakit serius.

Mi Instan Super Pedas (Varian Tertentu): Ancaman Keracunan Akut

Mi instan super pedas, seperti beberapa varian Samyang Buldak (Hot Chicken Stew 2x Spicy & Buldak 3x Spicy), telah menjadi fenomena global. Tantangan makan mi super pedas ini meramaikan media sosial.

Alasan Larangan: Meskipun populer, Denmark baru-baru ini melarang penjualan varian super pedas ini. Alasannya adalah tingkat capsaicin (zat pedas) yang sangat tinggi dianggap dapat menimbulkan risiko keracunan akut bagi konsumen, terutama anak-anak dan orang dengan kondisi kesehatan tertentu.

Kenapa Dilarang?

Perbedaan regulasi ini tidak muncul begitu saja. Ada beberapa faktor utama yang mendasarinya:

  • Standar Kesehatan & Keamanan Pangan: Setiap negara memiliki standar ketat mengenai apa yang boleh dan tidak boleh terkandung dalam makanan, mulai dari zat aditif, pewarna, hingga tingkat bakteri.
  • Peraturan Etika & Perlindungan Hewan: Seperti kasus foie gras, keprihatinan terhadap kesejahteraan hewan bisa jadi alasan pelarangan.
  • Isu Lingkungan: Praktik budidaya tertentu yang dianggap merusak lingkungan juga bisa jadi dasar pelarangan.
  • Alasan Budaya & Sosial: Bau yang mengganggu di ruang publik atau kebiasaan kebersihan masyarakat juga bisa jadi faktor, seperti pada kasus durian dan permen karet di Singapura.

Dunia kuliner memang penuh kejutan. Apa yang kita anggap lumrah di satu tempat, bisa jadi tabu atau bahkan ilegal di tempat lain. Perbedaan ini mengajarkan kita tentang keragaman budaya, prioritas kesehatan, dan regulasi yang membentuk dunia kita.

Jadi, lain kali kamu bepergian, ada baiknya cari tahu dulu ya tentang makanan khas dan juga larangan makanan di negara tujuanmu. Pernahkah kamu menemukan makanan populer yang dilarang di negara tertentu? Bagikan pengalamanmu di kolom komentar!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *