MINGGUPAGI.ID – Jagat media sosial sempat dibuat heboh dengan tren matcha infus viral yang disajikan oleh sebuah kedai di kawasan Canggu, Bali. Kafe bernama Buba Tea Bali ini menjadi sorotan tajam setelah menyajikan minuman unik dengan wadah yang menyerupai kantong infus medis, lengkap dengan selang dan tiang penyangganya.
Gimik unik di mana barista berpakaian ala perawat melayani pelanggan ini awalnya menarik perhatian. Namun, situasi berubah menjadi kontroversi ketika netizen di platform X dan Threads menemukan kejanggalan pada kemasan yang bertuliskan merek farmasi asli, “Otsuka” dan kode “D5 Dextrose”. Publik pun mempertanyakan keamanan dan legalitas penggunaan atribut medis tersebut. Menjawab keresahan ini, pihak manajemen kafe akhirnya memberikan klarifikasi resmi.
Kafe di Bali Akui Kelalaian dan Minta Maaf
Melalui pernyataan resminya di Instagram (9/1), manajemen Buba Tea Bali mengakui adanya kesalahan dalam operasional mereka. Mereka menegaskan bahwa penggunaan kantong dengan label farmasi tersebut bukanlah kesengajaan yang terstruktur, melainkan akibat kurangnya kontrol internal.
“Kami mengakui adanya kekurangan dalam pengendalian internal tim operasional, di mana kemasan berlabel Otsuka secara tidak sengaja digunakan dalam pemasaran dan penyajian,” tulis manajemen. Mereka juga menegaskan bahwa kafe tidak memiliki afiliasi atau kerja sama apapun dengan PT Otsuka Indonesia.
Infus Matcha Sudah Dihentikan Sejak Desember
Terkait tudingan penggunaan limbah medis yang meresahkan, pihak kafe meluruskan bahwa penggunaan kemasan bermasalah tersebut sebenarnya sudah dihentikan sejak Desember lalu, bahkan sebelum isunya meledak secara luas di media sosial.
Sebagai bentuk tanggung jawab, manajemen telah memberikan sanksi disiplin kepada staf terkait dan memperketat prosedur pengadaan barang agar kejadian serupa tak terulang. Mereka juga telah menurunkan (take-down) konten promosi yang memuat visual produk tersebut.
Pastikan Keamanan Konsumen
Buba Tea Bali menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada PT Otsuka Indonesia, BPOM, dan masyarakat luas atas kegaduhan yang terjadi. Kini, mereka menjamin bahwa matcha infus viral yang mereka jual menggunakan wadah food grade sekali pakai yang aman, higienis, dan telah sesuai dengan standar keselamatan publik.
“Kami kooperatif mengikuti arahan otoritas terkait dan memastikan tidak ada risiko kesehatan bagi konsumen,” tutup pernyataan mereka.











