Kenapa Es Gabus Viral Punya Tekstur Seperti Spons?

Es gabus viral yang punya tekstur seperti spons. (Foto: Instagram/@esgabus.jadoel)

MINGGUPAGI.ID – Jajanan legendaris kembali jadi sorotan. Baru-baru ini, netizen dibuat heboh dengan video seorang pedagang di Kemayoran yang dicurigai menggunakan bahan berbahaya. Alasannya sepele tapi bikin penasaran: dagangannya bisa diperas dan mengeluarkan air. Banyak yang bertanya-tanya, mengapa es gabus punya tekstur seperti spons?

Isu ini sempat memicu kekhawatiran soal keamanan pangan. Namun, kamu tak perlu panik. Fenomena es yang bisa diperas layaknya busa cuci piring ini ternyata bisa dijelaskan secara ilmiah dan sepenuhnya aman.

Peran Kunci Tepung Hunkwe di Es Gabus

Penjelasan logis di balik kehebohan ini dikupas tuntas oleh Dennis, seorang ahli teknologi pangan pemilik akun TikTok @naktekpang. Menurutnya, kunci utama dari tekstur unik tersebut terletak pada bahan dasarnya, yakni tepung hunkwe.

Tepung yang terbuat dari sari pati kacang hijau ini adalah bahan wajib dalam pembuatan es gabus. Saat tepung hunkwe dimasak bersama santan, gula, dan air, terjadilah reaksi kimia yang disebut gelatinisasi pati.

Proses Pembentukan “Spons” Alami

Singkatnya, saat adonan dipanaskan, pati akan menyerap air dan mengembang, mengubah cairan menjadi gel yang kental dan kenyal. Setelah adonan matang dan dicetak, gel ini terlihat padat, padahal di dalamnya masih menyimpan kandungan air yang cukup banyak.

Keajaiban sains terjadi saat proses pembekuan di freezer. Kandungan air yang terjebak di dalam gel tadi akan membeku menjadi kristal es. Karena sifat air yang memuai (bertambah volume) saat membeku, kristal es ini akan “mendorong” struktur gel hunkwe, menciptakan rongga-rongga atau pori-pori kecil di bagian dalam.

Kenapa Bisa Diperas?

Nah, struktur berpori inilah yang membuatnya mirip spons. Saat es gabus dikeluarkan dari kulkas dan suhu mulai naik, kristal es di dalamnya akan mencair kembali menjadi air.

Namun, rongga-rongga bekas dorongan es tadi tetap ada. Itulah sebabnya ketika es gabus yang sudah agak lumer diremas, air akan keluar dari pori-porinya dan teksturnya terasa empuk membal seperti busa.

“Jadi pas dikeluarin dan kristal beku tadi mencair, pas diperes jadi kayak spons yang bisa dimakan,” tegas Dennis dalam videonya.

Jadi, tekstur seperti spons pada es gabus bukanlah tanda bahaya atau penggunaan bahan kimia aneh, melainkan hasil reaksi fisika dan kimia yang alami dari tepung hunkwe. Masih mau jajan es gabus? Aman, kok!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *